KERAGAAN PENDAPATAN PETANI LAHAN KERING DI KECAMATAN TARAKAN TIMUR KOTA TARAKAN
Etty Wahyuni MS(1*)(1) 
(*) Corresponding Author
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi keragaan Pendapatan Petani di lahan kering
berdasarkan umur petani, tingkat pendidikan, luas lahan, jumlah tanggungan, usahatani dan non usahatani.
Penelitian telah dilaksanakan pada petani lahan kering di Mamburungan Timur dan Kampung Enam pada bulan
Oktober sampai Desember 2008, dengan penelitian kombinasi antara penelitian menerangkan dan penelitian
deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur rata-rata petani secara umum adalah 48-53 tahun,
menunjukkan bahwa petani dalam usia produktif, tingkat pendidikan secara umum adalah SMP (42,5%)
menunjukkan kondisi yang cukup memadai untuk menerima serta menerapkan paket teknologi, luas lahan
beragam dari dari 1-5 ha tetapi belum diusahakan maksimal oleh petani, jumlah tanggunganper kk petani antara
4-5 orang-orang, sumber pendapatan petani masih bertumpu pada sektor pertanian khususnya komoditas
hortikultura sayur-sayuran dan buah-buahan dan campuran antara hortikultura dan tanaman pangan( 72,5%)
hanya 27,5% menjawab memiliki usaha lain diluar sektor pertanian, sedangkan tingkat pendapatan petani
berkisar dari Rp. 750.000-Rp. 1.000.000 per bulan. Analisis model menggunakan metode Chi-Square
menunjukkan bahwa umur, luas lahan dan sumber pendapatan memiliki hubungan dengan tingkat pendapatan
petani, namun tingkat pendidikan tidak memiliki hubungan terhadap tingkat pendapatan petani.
Kata kunci: pendapatan petani,karakteristik petani, pertanian lahan kering
Â
ABSTRACT
This research aimed to identify the Income Performance of Farmers Dryland pursuant to characteristic of
farmer cover age, mount education, wide farm, sum up responsibility, source of earnings and mount earnings.
This research have been done for farmers dryland in chief of village Mamburungan and Kampung Enam on
October until December 2008, with combination between explanatory research and descriptive research. Result
of research indicate that age of farmer in general range from 48-53 year representing productive age, mount
education in general SMP (42,5%) representing condition which adequate enough to accept and also apply
technological packet fomentation, wide farm range from 1-5 ha but not yet maximal laboured by farmer, while
amount of responsibility per kk of farmer of responder between 4-5 people. Source of Earnings of farmer still be
convergent effort agriculture chosenly commodity of horticulture of vegetables and fruits or joined to plant food
crop (72,5%) only 27,5% responder owning the effort peripheral outside agricultural activity, while storey ;
level of earnings of farmer of responder range from Rp. 750.000-Rp. 1.000.000 per month. The model for
analysis was that of Chi-Square method show there are relation between age, wide farm and source of earnings
to storey ; level of earnings of responder farmer, but mount education not own relation with storey; level of
earnings of responder farmer.
Keyword : mount earnings, farmer characteristic, dry farming
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.

